Kemarin aku melihatnya di sini. Ia duduk
di bangku itu sambil menangis. Tak tau apa yang ia tangisi, tapi tetesan air
mata itu menyiratkan rasa pedih dalam hatinya. Aku menghampirinya tapi ia malah
pergi. Mungkinkah tangisnya itu adalah karena aku? Apakah karena aku
telah memutuskannya? Tapi saat itu tampaknya tidak ada masalah baginya.
Jumat, 21 Juli 2017
Kamis, 20 Juli 2017
Cerpen : Kumohon Maafkan Aku
Kembali lagi aku merenungkan semua
kesalahan yang telah kuperbuat. Aku telah menyia-nyiakan gadis yang benar-benar
mencintaiku. Aku bahkan tak pernah menanggapi perhatiannya padaku. Berkali-kali
kukecewakan dirinya, namun dia masih selalu berusaha meluluhkan hatiku. Namun
apa daya, saat itu aku belum memiliki perasaan sedikitpun terhadap dirinya.







